Translate

sliding

Loading...

Thursday, April 25, 2013

organisasi dalam manajemen


PENGERTIAN ORGANISASI
Organisasi berasal dari kata Yunani organon, dan istilah Latin organum yang berarti alat, bagian, anggota atau badan.


PENDAPAT PARA AHLI
n  James D Mooney mengatakan, “ Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai suatu tujuan bersama”. Sedangkan Chester I Barnard memberi pengertian organisasi sebagai suatu sistem dari aktifitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
n  Chester I Barnard melihat organisasi itu merupakan suatu susunan skematis “ dimana tergambar “ system daripada aktifitas kerja sama.
n  Dari beberapa definisi di atas dapatlah dikatakan bahwa definisi dari organisasi itu sebagai berikut :
v Organisasi dalam arti badan adalah sekelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai suatu atau beberapa tujuan tertentu.
v Organisasi dalam arti bagan atau strukutur adalah gambaran secara skematis tentang hubungan-hubungan kerja sama dari orang-orang yang terdapat dalam rangka usaha untuk mencapai suatu tujuan.


ORGANISASI SEBAGAI ALAT MANAJEMEN
   Yang dimaksudkan dengan organisasi sebagai alat manajemen, adalah organisasi sebagai wadah atau tempat manajemen melakukan kegiatan. Dan kegiatan tersebut tidak dapat dilakukan secara individual. Dengan kata lain tujuan tersebut tidak akan dapat dicapai oleh manusia secara individual, akan tetapi hanya dengan kerja samalah tujuan tersebut akan tercapai.


ORGANISASI SEBAGAI FUNGSI MANAJEMEN
n  Organisasi sebagai fungsi manajemen adalah organisasi memberi langkah-langkah kepada manajemen untuk melaksanakan kegiatan dan fungsi manajemen.
n  Organisasi atau pengorganisasian dapat dirumuskan sehingga keseluruhan aktivitas manajemen di dalam mengelompokkan orang-orang serta penetapan tugas, fungsi, wewenang, serta tanggung jawab masing-masing dengan tujuan tercapainya aktifitas-aktifitas manajemen yang sebelumnya telah ditentukan terlebih dahulu.
n  Dimana yang dimaksudkan dengan fungsi-fungsi manajemen  itu adalah sebagai berikut :
            Forecasting, Planning termasuk budgeting, Organizing, Staffing atau assembling resources, Directing atau commanding, Leading, Coordinating, Motivating, Controlling and Reporting



Proses Terjadinya Hubungan Antar Manusia Dalam Organisasi
n  Pada umumnya ada dua macam hubungan di dalam organisasi, yaitu :
a. Hubungan formal
            Formal dalam arti para anggota berhubungan         secara             kedinasan yang sudah diatur oleh       tata tertib       organisasi.
b. Hubungan non formal
            Non formal itu terjadinya tidaklah diatur    dalam tata      tertib organisasi, ia lebih banyak            bersifat           kekeluargaan dan tidak tergambar dalam struktur             organisasi.



   Untuk terdapatnya keharmonisan, keseimbangan yang bagaimana yang diharapakan berkembang dalam suatu organisasi, tentu saja yang diharapkan adalah hubungan formal tetap berjalan di samping hubungan non formal. Salah satunya jangan sampai menggangu yang lain. Penerapan kedua hubungan ini tentulah amat tergantung pada situasi dan kondisi yang dihadapi (situasional).



Apa Yang Mendorong Orang Untuk Membentuk Organisasi
n  Pada dasarnya ada 3 hal yang mendorong orang untuk membentuk suatu organisasi, yaitu :
 1. Pekerjaan yang banyak menumpuk dan tidak               mungkin dikerjakan oleh orang seorang.
 2. Pekerjaan kadang-kadang menuntut keahlian               tertentu dan berbeda.
 3. Pekerjaan dilaksanakan di beberapa tempat                 yang    berebda, dalam waktu bersamaan.



Peranan Koordinasi Di Suatu Organisasi
n  Koordinasi adalah usaha untuk menyatukan serta menyelaraskan kegiatan yang ada, sehingga tidak terjadi kesimpangsiuran, berlawanan dan semua kegiatan dapat mengarah kepada titik pencapaian tujuan.

n  Koordinasi perlu ada di dalam suatu organisasi, sebab koordinasi perlu untuk mencegah timbulnya kekuatan pemisah (divergensi) dari tujuan semula, akibat adanya pembagian tugas. Output dari koordinasi adalah terdapatnya kegiatan yang terarah, tidak simpang siur dan tidak bertentangan serta tidak saling tumpang tindih sesamanya.






Berikut adalah gejala-gejala yang muncul bila koordinasi tidak ada dalam suatu organisasi :
n  Terjadinya tumpang tindih (duplikasi) dalam pekerjaan.
n  Terjadinya kekosongan (vakum) terhadap suatu pekerjaan karena tidak ada orang yang mengerjakannya.
n  Para pegawai saling angkat bahu, bila pekerjaan itu dianggap berat, dan saling berebut bila pekerjaan itu menarik hatinya.
n  Pencapaian tujuan organisasi tidak berjalan lancar, para petugas merasa serba salah dan saling berbenturan.
n  Satu pekerjaan dapat dihapuskan oleh pekerjaan lain tanpa disadari.




Peranan Struktur Organisasi
n  Struktur organisasi adalah suatu diagram yang menunjukkan fungsi-fungsi, departemen-departemen, atau posisi-posisi dalam organisasi, dan bagaimana mereka saling berhubungan.

n  Manfaat utama dari adanya bagan organisasi tersebut adalah bagan tersebut memungkinkan kita mengetahui bagaimana organisasi itu terbentuk. Dengan adanya bagan organisasi maka pimpinan dan bawahan dapat mengetahui tugas-tugas apa yang harus dilakukan, dan apabila terdapat sesuatu masalah maka kita akan dapat mengetahui ke bagian mana kita harus menghubunginya.




Bagan organisasi ini menunjukkan:
n  Pembagian pekerjaan.
n  Pimpinan dan bawahan.
n  Tipe pekerjaan yang dilaksanakan.
n  Pengelompokkan pekerjaan-pekerjaan yang harus dilaksanakan.
n  Tingkatan-tingkatan dalam manajemen.











Tujuan Yang Ingin Dicapai Oleh Pengorganisasian Dalam Manajemen
n  Mempermudah pelaksanaan tugas.
n  Mempermudah pimpinan melakukan pengendalian.
n  Agar kegiatan-kegiatan para bawahan terarah ke satu tujuan yang telah ditentukan.
n  Agar dapat menentukan orang-orang yang tepat untuk tugas-tugas yang ada.



n  Cara pimpinan mengendalikan tugas bawahan melalui pengorganisasian adalah dengan adanya pembagian tugas yang jelas untuk tiap orang, maka pimpinan dapat dengan mudah mengingat, siapa mengerjakan apa, yang pada akhirnya dapat dimintakan pertanggungjawaban (laporan) hasil pelaksanaan tugas tersebut kepada yang bersangkutan.
n  Dengan pembagian tugas kegiatan bawahan dapat tertuju pada satu arah, karena dengan adanya pembagian tugas, dapat dihindari kesimpangsiuran tugas, sehingga setiap orang tahu apa yang menjadi tugasnya, dan mereka akan berusaha melaksanakn tugas itu dengan sebaik-baiknya, sehingga  tiap-tiap kegiatan itu akan terarah ke satu tujuan.



Unsur-Unsur Pokok
Organisasi
n  Yang menjadi unsur pokok organisasi menurut Drs. Malayu S.P. Hasibuan dalam bukunya Manajemen, dasar, Pengertian, dan Masalah, adalah :
1. Manusia
2. Struktur
3. Sasaran
4. Pekerjaan
5. Lingkungan


Fungsi Pengorganisasian Di dalam Manajemen
n  Menurut Prof. Dr. Arifin Abdulrachman dalam bukunya Kerangka Pokok-Pokok Manajemen Umum, ada 4 fungsi pengorganisasian, yaitu :
Ø  Mengatur pekerjaan dan kerja sama sebaik-baiknya
Ø  Mencegah serta mengurangi kelambatan pekerjaan serta kesulitan dalam proses pekerjaan
Ø  Mencegah dan mengurangi kesimpangsiuran pekerjaan
Ø  Membuat standar-standar kerja baru






Cara Untuk Membuat Penerapan Pengorganisasian Di dalam Manajemen Dapat Berfungsi Dengan Baik
n  Penerapan prinsip organisasi bertujuan agar organisasi dapat berjalan dengan baik. Dalam rangka membentuk suatu organisasi yang baik atau dalam usaha menyusun suatu organisasi, perlu diperhatikan atau dipedomani beberapa asas atau prinsip organisasi.




Ada beberapa prinsip organisasi yaitu :
n  Perumusan Tujuan Dengan Jelas
n  Pembagian Kerja
n  Delegasi Kekuasaan ( Delegation Of Autority)
n  Rentang Kekuasaan
n  Tingkat-Tingkat Pengawasan
n  Kesatuan Perintah dan TanggungJawab (Unity of Command and Responsibility)
n  Koordinasi



Kesimpulan
            Untuk mencapai suatu manajemen yang baik perlu diterapkan fungsi organisasi di dalam manajemen tersebut. Sebab sebagai alat manajemen, organisasi adalah wadah atau tempat manajemen melakukan kegiatan, sedangkan sebagai fungsi manajemen, organisasi memberi langkah-langkah kepada manajemen untuk melakukan kegiatan dan fungsi manajemen.






No comments:

Post a Comment